(Bukan) Mencoba Membahas Ayat-ayat Cinta 2

Sewaktu muncul trailer Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC2) saya tidak termasuk orang yang tertarik menonton film ini. Memang film-film drama Indonesia bukan preferensi saya. Saat film ini tayang di bioskop pun saya sendiri masih belum berminat menontonnya. “Paling gak beda jauh sama yang pertama”, begitu pikir saya.

DSC_0705

Namun setelah membaca berita tentang ramainya penonton film ini plus berbagai kritikan dan makian yang rame di sosmed, saya pun memutuskan untuk menonton film ini. Saya tak berharap banyak, karena memang sudah tahu cerita dari review novelnya. Plus bagaimana penggambaran karakter utama Fahri yang menurut saya (dan saya yakin mayoritas pun berpendapat sama) terlalu sempurna.

Lanjutkan membaca “(Bukan) Mencoba Membahas Ayat-ayat Cinta 2”

Manusia Baja Yang Mirip Steven Seagal

Apa yang diharapkan dari sebuah film superhero? Action. Memang kebanyakan film bertema superhero menjual aksi sang jagoan menyelamatkan bumi. Alur ceritanya pun simpel. Diawali kisah asal muasal kekuatan super sang superhero. Kemudian muncul penjahat yang ingin menguasai (kadang menghancurkan) dunia. Dan akhirnya sang superhero menghentikan  si penjahat.

Kemunculan trilogi The Dark Knight sedikit memberi warna. Sutradara Christopher Nolan berhasil membuat sosok Batman menjadi lebih manusiawi, lebih gelap, bukan sekedar action. Hal yang saya harapkan muncul dalam film Man of Steel yang memasang nama Nolan sebagai produser film. Sayang harapan saya tak terpenuhi.

Man-of-Steel-2013-Movie-HD-Wallpapers-540x340

SPOILER ALERT!

Lanjutkan membaca “Manusia Baja Yang Mirip Steven Seagal”

Boneka Beruang Yang Bikin Galau

Beberapa minggu lalu seorang teman menyarankan untuk menonton film Ted. Konon saking lucunya sampai-sampai kalau orang stress nonton film ini bisa sembuh. Tanpa pikir panjang saya datangi salah satu bioskop di kawasan Jakarta Selatan untuk membuktikan cerita tentang si boneka beruang.

Dan benar kalau film ini lucu, baru sekitar 5 menit orang-orang di bioskop sudah pada tertawa. Tingkah boneka beruang Ted yang konyol dan cabul berhasil menaikkan level hormon endorfin dalam tubuh penonton. 10 menit, 30 menit sampai satu jam si boneka beruang berhasil mengubah suasana studio yang sunyi senyap menjadi penuh tawa.


Namun dibalik tingkah konyol Ted dan John Bennet terselip sebuah pesan mendalam tentang perjalanan hidup. Pesan yang bagi sebagain orang mengundang kegalauan.

Lanjutkan membaca “Boneka Beruang Yang Bikin Galau”