Nyemplung Ke Bursa Saham

Investasi kini menjadi koskata yang cukup seksi. Menurut kamus besar bahasa Indonesia investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Kesadaran untuk menjaga nilai aset semakin berkembang dan berbagai pilihan investasi menjadi buruan. Jika dulu kita diajarkan bahwa besarnya penghasilan terdiri atas konsumsi dan tabungan, maka sekarang ada satu komponen tambahan lagi yakni investasi.
Tujuan investasi sendiri bermacam-macam setiap orang. Namun pada intinya orang berinvestasi untuk mempertahankan atau bahkan menambah nilai aset.
Salah satu instrumen investasi yang cukup diminati karena berpotensi mendatangkan keuntungan besar adalah saham. Jujur, mendengar kata investasi saham hal pertama yang terbayang di kepala adalah perputaran uang hingga ratusan juta rupiah serta deretan angka-angka rumit. Namun bayangan rumit akan investasi saham hilang saat saya mengikuti kelas #InvestasiCerdas yang diadakan Mandiri Sekuritas pada bulan Mei 2015 lalu.
Saya sendiri mengetahui acara ini dari info yang beredar di twitter. Tanpa pikir panjang saya coba mendaftar, minimal dapat gambaran seputar investasi saham.
Saham sendiri adalah satuan yang mengacu pada bagian kepemilikan suatu perusahaan. Sederhananya jika kita memiliki saham di PT HatiYangBersih maka kita memiliki sebagian/seluruh perusahaan, tergantung berapa banyak saham yang diterbitkan dan berapa banyak yang kita miliki.
Dari kelas #InvestasiCerdas saya mendapat informasi mengenai barbagai macam instrument investasi, tidak hanya saham. Investasi sendiri pada dasarnya bisa dibagi dua, yakni investasi sektor riil dan investasi sektor keuangan. Investasi sektor riil adalah jika kita menanam modal atau membeli suatu asset untuk menghasilkan produk. Sedangkan investasi sektor keuangan adalah transaksi jual beli asset keuangan untuk menghasilkan keuntungan. Saham termasuk kategori investasi keuangan.
Untuk investasi keuangan terdapat sejumlah instrumen. Beberapa di anataranya yang cukup populer adalah reksadana, obligasi serta saham. Perbedaan yang paling mencolok dari ketiga instrument ini adalah perbandingan resiko serta profit yang didapat. Semakin besar resiko suatu instrument investasi semakin besar pula potensi profit yang bisa didapat.

IMG-20151009-WA0002-edit
Gedung BEI by @ratricr

Saham adalah instrument investasi yang berpotensi menghasilkan profit cukup besar dibanding reksadana maupun obligasi. Namun resikonya juga paling besar.
Selain sesi pengenalan terhadap investasi saham, pada kelas #InvestasiCerdas yang diadakan di galeri bursa efek Indonesia ini juga dilangsungkan simulasi trading saham. Setiap peserta diberikan virtual account dengan nilai uang yang bisa ditransaksikan sebesar 500 juta rupiah. 500 juta sodara-sodara….!
Peserta acara mulai melakukan simulasi melalui web MOST (Mandiri Online Security Trading).Beberapa peserta nampaknya masih malu-malu melakukan simulasi, sampai-sampai oleh moderator acara kita disindir, “jangan tanggung-tanggung kalau beli. Anda punya 500 juta kok beli saham cuma sejuta.”
Untuk melakukan transaksi saham tidak hanya bisa melalui halaman web MOST. Kita juga bisa melakukan transaksi melalui aplikasi MOST yang bisa dipasang di computer maupun ponsel. Aplikasi MOST untuk komputer malah lebih lengkap dibanding versi web.

Tampilan aplikasi MOST untuk ponsel Android
Tampilan aplikasi MOST untuk ponsel Android

Oh ya, untuk memulai bertransaksi saham kita harus membuka rekening efek terlebih dahulu. Syarat pembukaan rekening efek ini juga tidak banyak-banyak amat. Cukup fotokopi kartu identitas, NPWP serta rekening tabungan. Selain itu kita harus mengisi beberapa formulir mirip pembukaan rekening bank.
Setelah pendaftaran Mandiri Sekuritas akan memberikan ID untuk melakukan transaksi serta nomor rekening Tabungan Settlement Investor (TSI) Bank Mandiri. Kita terlebih dahulu harus melakukan top-up ke rekening TSI untuk dapat bertransaksi di bursa saham. Nantinya semua transaksi akan mengambil uang dari rekening TSI. Jangan khawatir karena rekening TSI ini berbeda dengan rekening yang kita daftarkan. Selain itu proses top-up juga cukup mudah, semudah transfer dana antar rekening.
Terjun di bursa saham membuat saya harus belajar banyak hal. Kita dituntut untuk mengikuti perkembangan grafik naik-turun saham dan melakukan analisis untuk menentukan saham mana yang akan dibeli. Untungnya Mandiri Sekuritas mengirimkan email harian yang berisi saran dan analisis saham pilihan.
Terima kasih Mandiri Sekuritas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s