Corn Flakes, Andalan Saat Mager

Akhir pekan seringkali kita dihinggapi virus mager (males gerak). Entah karena capek seminggu kerja, atau cuaca yang kurang mendukung untuk berbagai aktifitas. Atau mungkin kondisi badan lagi kurang fit sehingga untuk mencegah sakit perlu me-mager-kan diri.

Pada saat mager sedang mencapai puncak, seringkali untuk cari makan saja males. Apalagi kalau film donlotan IDWS yang ditonton lagi seru-serunya, males rasanya ninggalin. Beberapa pelaku mager menyiasati dengan pesan makanan via delivery service. Entah itu empat belas kosong sekian sekian atau titip penjaga kos. Sebagian lain menyiasati dengan mie instan.

Saya sendiri dulunya menyiasati dengan mie instan, terutama mie gelas. Praktis, ndak perlu masak. Tinggal tuang air panas langsung lhebbb. Tapi lama-lama kepikiran juga, kandungan MSG dalam mie instan kan cukup banyak, bisa-bisa malah jadi penyakit di kemudian hari.

Suatu hari saya lihat di instagram @anyasannya sedang posting foto sereal. Iseng-iseng ikutan nyoba beli sereal & susu. Saya sendiri pilih jenis Corn Flakes. Untuk susu sengaja pakai yang rendah lemak karena emang kurang suka susu full cream.

Corn flakes sendiri sesuai namanya terbuat dari jagung. Bentuknya tipis dan renyah, mirip marning. Di negaranya orang bule, corn flakes jadi salah satu menu sarapan favorit. Beberapa hotel di Indonesia juga menyediakan corn flakes sebagai menu sarapan.

picture003

Keisengan icip-icip corn flakes ini berlanjut menjadi kebiasaan. Alasannya sederhana mudah, murah dan enak.

Menyiapkan corn flakes cukup mudah. Siapkan mangkok, tuang susu dingin & corn flakes secukupnya. Diamkan sejenak kalau lebih suka yang lembut. Kemudian mak lhebbb. Praktis dan cocok buat kondisi mager. Rasanya juga enak. Kalau pengen lebih bergizi bisa ditambah madu atau potongan pisang. Selain dimakan dengan susu, corn flakes juga cocok dikonsumsi sebagai cemilan.

Ada beberapa pilihan rasa corn flakes ini. Ada yang berlapis gula, madu dan yang paling banyak tanpa lapisan alias gurih. Saya sendiri lebih suka yang berlapis madu, meski seringnya berganti-ganti supaya tidak bosan.

Soal harga juga lumayan murah, sekitar dua puluh ribu untuk kemasan 150 gr. Cukup untuk beberapa kali makan. Lumayan murah kan daibanding telpon empat belas kosong sekian sekian. Mayoritas merk corn flakes yang beredar di pasaran juga rata-rata sudah mendapat stempel halal MUI kok.

2 pemikiran pada “Corn Flakes, Andalan Saat Mager

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s